Kaca Mata



Menurutmu, apakah orang jahat itu benar-benar ada?

Jahat yang benar-benar dari hati sudah hitam legam dan tak ada lagi sisi yang bersih layaknya Fir'aun atau IBLIS. Apakah orang-orang tersebut ada di dunia ini? Menurutku sih, ADA!!! Tapi hanya sebagian kecil dari seluruh populasi manusia yang ada, mungkin bila asal dikalkulasikan sekitar 0,000000001% keberadaannya di dunia ini. Kecil sekali karena memang menurutku sebenarnya manusia itu BERSIH dan tidak ada yang jahat pada dasarnya.

Pernah tidak terpikir olehmu bahwa sebenarnya orang-orang yang ada di penjara adalah orang baik semua? Mereka bisa mendekam di dalam sana hanya karena perbuatan yang salah demi tuntutan yang benar menurut mereka. Paham tidak?

Maksudku, Semua orang itu baik. mereka punya mimpi yang baik. punya tujuan yang baik untuk diri mereka sendiri maupun orang-orang yang mereka cintai seperti keluarga, sahabat maupun kekasih hati. Namun, terkadang keadaan memaksa mereka untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara yang salah. Hal ini yang membuat mereka ditandai sebagai orang yang salah. Kuulangi yah, ditandai sebagai orang yang salah. Jadi sebenarnya mereka bukanlah orang jahat. Paradigma umum dilingkunganlah yang membuat salah selalu identik dengan jahat.

Seperti halnya ketika seorang ayah yang nekat mencuri handphone demi sang anak agar bisa mengikuti kegiatan belajar online, berasal dari keluarga sederhana, tinggal di gubuk dan hanya makan mie berlima. apakah Ayah patut ditandai sebagai orang yang jahat? (Sumber: Tribunnews, 5 Agustus 2020)


Bagaimana tanggapanmu setelah membaca berita tersebut? Apakah sebenarnya si ayah itu orang jahat? Semoga jawabanmu sama denganku yah.

Yang ingin kusampaikan padamu sebenarnya melalui tulisanku ini adalah jangan mudah melakukan klaim terhadap suatu hal hanya dengan menggunakan satu kaca mata. Cobalah menggunakan kaca mata yang lain agar kamu dapat melihat sisi lainnya. Apa yang menurutmu salah atau bahkan jahat belum tentu demikian menurut kaca mata orang lain. Mereka mungkin melakukan  kesalahan, tapi lihatlah tujuan mereka sebenarnya. Apa sebenarnya yang ingin mereka tuju? Apakah itu baik? Silahkan klaim setelahnya.


Komentar